Mengutamakan ego U dari khakikat sang alam,
bahkan terkesan bertekuk lutut sampai tersungkur mengais setiap iba nya.
bahkan terkesan bertekuk lutut sampai tersungkur mengais setiap iba nya.
Setiap gerak ini bertasbih namanya,
hela nafas ini seakan berdzikir sifat agungnya.
hela nafas ini seakan berdzikir sifat agungnya.
Indah nian kian bersemayam,
meneduhkan resah…menepikan asa.
meneduhkan resah…menepikan asa.
Pudarkan setiap demdam, dentingkan alunan kata perdamaian.
Mungkin bukan sekarang,
tapi kelak sampai nanti.
Hingga perisai do’akan jadikan setiap kekaguman Q jadi iman.
tapi kelak sampai nanti.
Hingga perisai do’a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar