Gersang hidup yang tertampar kehinaan, mencintaimu dengan sebuah ketidakberdayaan.
malu menggenggam setiap keinginan, meragukan segala citra anggun dari tingkahnya.
aku mencintai kekurangannya namun aku belajar membencinya.
bukan karena aku insan, tapi karena aku binatang yang terludahi sang alam.
bagaiman aku bisa menjalani hidup?
jika rasa menjauhkan ku dari semua keindahan.
bagaimana aku mampu menerka apa yang tersirat, jika bersanding dengan raganya saja aku tak layak...
aku sangat mencintainya, aku relakan segala yang aku punya.
aku mau melakukan apapun untuk lengkungan senyumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar